" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > celaka bagi tumit - tumit itu dari siksa api neraka < / h3 > " , " isi " :[ " assalamu alaikum wr . wb . " , " ustadz , saya pernah baca buku " , " kena  " basuh dua kaki " yang dalam catat kecil dari abu dzar tambah  " dan tidak usap dua tumit " dan sabda rasulullah saw ,  " celaka bagi tumit - tumit itu dari siksa api neraka .  " , " mohon jelas bagaimana tata cara berwudhu yang benar , terima kasih . " , " wassalamu alaikum wr . wb . " ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " wed 28 june 2006 09 :36  " , "  6 . 054 views  n " , " n " , " n " , " assalamu alaikum wr . wb . " , " ustadz , saya pernah baca buku " , " kena  " basuh dua kaki " yang dalam catat kecil dari abu dzar tambah  " dan tidak usap dua tumit " dan sabda rasulullah saw ,  " celaka bagi tumit - tumit itu dari siksa api neraka .  " , " mohon jelas bagaimana tata cara berwudhu yang benar , terima kasih . " , " wassalamu alaikum wr . wb . " , " n " , " hadits yang anda tanya itu adalah hadits yang sangat masyhur dan beberapa shahabat yang beda ikut riwayat . beberapa teks adalah : " , " hadits ini jelas wajib berwudhu dengan basuh kaki hingga mata kaki . ancam adalah neraka anda ketika cuci dua kaki , tidak serta dua mata kaki . sebab wudhu ' itu jadi tidak sah , bukan ? " , " dan bila wudhu ' tidak sah , tentu saja shalat yang laku tidak sah juga . maka wajar saja bila orang yang wudhu ' nya tidak sampai basah dua mata kaki , bisa masuk neraka . sebab tindak itu buat shalatnya juga tidak sah . dan orang yang tidak sah shalatnya akan hitung bagai orang yang tidak shalat . dan orang yang tidak shalat tentu akan masuk neraka . " , " maka dengan demikian , hadits ini memang benar . yaitu hanya gara - gara mata kaki ( yang tidak ikut basah waktu wudhu ' ) , orang bisa masuk neraka . " , " benar kalau mau serta dengan perkara sunnah , memang wudhu ' itu jadi sangat komleks dan banyak . jadi di sini kita hanya akan tulis anggota tubuh yang jadi rukun wudhu ' . maksud , yang harus basah dan bila tinggal wudhu ' itu tidak sah . " , " dan tata cara wudhu yang benar benar sederhana sekali , yaitu basuh wajah , dua tangan hingga siku , usap bagi kepala dan basuh dua kaki hingga dua mata kaki . " , " semua itu sudah tuang dalam firman allah swt : " , " ( qs al - maidah : 6 ) " , " para ulama tetap bahwa batas wajah orang itu adalah tempat tumbuh rambut ( manabit asy - sya ' ri ) hingga ke dagu dan dari batas telinga kanan hingga batas telinga kiri . " , " cara jelas sebut tentang harus basuh tangan hingga ke siku . dan para ulama kata bahwa yang maksud adalah bahwa siku harus ikut basah . sebab kata ilaa dalam ayat itu adalah " , " . selain itu karena yang sebut dengan tangan adalah masuk juga siku . " , " selain itu juga wajib untuk bahas sela - sela jari dan juga apa yang ada di balik kuku jari . para ulama juga harus untuk hapus kotor yang ada di kuku bila khawatir akan halang sampai air . " , " jumhur ulama juga wajib untuk gerak - gerak cincin bila orang pakai cincin ketika berwudhu , agar air bisa sampai ke sela - sela cincin dan jari . namun al - malikiyah tidak harus hal itu . " , " yang maksud dengan usap adalah raba atau jalan tangan ke bagi yang usap dengan basah tangan belum dengan air . sedang yang sebut kepala adalah mulai dari batas tumbuh rambut di bagi depan / dahi ke arah belakang hingga ke bagi belakang kepala . " , " al - hanafiyah kata bahwa yang wajib untuk usap tidak semua bagi kepala , lain sekadar dari kepala . yaitu mulai ubun - ubun dan di atas telinga . " , " sedang al - malikiyah dan al - hanabilah kata bahwa yang wajib usap pada bagi kepala adalah seluruh bagi kepala . bahkan al - hanabilah wajib untuk basuh juga dua telinga baik belakang maupun depan . sebab turut mereka dua telinga itu bagi dari kepala juga . " , " bagaimana hadits yang riwayat oleh ibnu majah : dua telinga itu bagi dari kepala . namun yang wajib hanya sekali saja , tidak tiga kali . " , " adapun asy - syafi iyyah kata bahwa yang wajib usap dengan air hanya bagi dari kepala , meski hanya satu rambut saja . dalil yang guna beliau adalah hadits al - mughirah : bahwa rasulullah saw ketika berwudhu usap ubun - ubunnya dan imamah ( sorban yang lingkar kepala ) . " , " turut jumhur ulama , yang maksud dengan hingga mata kaki adalah basah mata kaki itu juga . bagaimana dalam masalah bahas siku tangan . cara khusus rasulullah saw kata tentang orang yang tidak basah dua mata kaki dengan sebut celaka . celaka dua mata kaki dari neraka . "
